Senin, 13 April 2015
Jadilah Remaja Kristen Yang Berkarakter
Bagaimana cerminan kehidupan seorang Remaja kristiani yang sesuai bila ngin dikaitkan dalam peristiwa-peristiwa di Alkitab, tentulahsangat sulit dan sedikit sekali disinggung. Masa muda adalah suatu fase kehidupan yang begitu unik, begitu indah namun sekaligus membingungkan dan berbahaya. Rasa ingin tahu yang besar, ingin merdeka dan bebas, dan selalu pengen lepas daripengawasan ketat orangtua, namun kita tahu bahwa banyak yang masih tergantung dan dipelihara secara financial oleh orangtua.
Masa remaja diibaratkan sebagai jalan yang menentukan pilihan, akan menjadi baik atau tidak yah bergantung pada pilihan-pilihan yang diambil. Dari sisi pandan dari yang lain, kemampuan untuk mengambil keputusan masih sangat rendah dan bahkan sering terkesan terburu-buru. Bagi Remaja atau pemuda/i Kristen dikota-kota metropolitan seperti Bandung, Jakarta, Medan, Surabaya dll. Situasi ini semakin sulit karena banyaknya tawaran dan mudahnya akses keberbagai hal yang dapat menentukan pilihan hidup. Kewaspadaan dan dukungan didikan serta
komunikasi dikeluarga sangat dibutuhkan agar tidak terperosok kepada
pilihan yang salah. Mari Belajar dari Kesalahan Hawa dan Adam.
Untuk membahas dan mendiskusikan situasi ini, saya ingin mengajak kitasemua belajar dari situasi dimana Hawa dan Adam diawal-awal kehidupan mereka setelah melewati fase penciptaan dan lepas dari pengawasan
Tuhan secara langsung.Fase yang identik dengan situasi masa Remaja dan pemuda/i. Fase dimana
mereka yang mengawasi dan memilih apa yang terbaik bagi diri mereka.Fase itu adalah fase menghadapi godaan dan tawaran dunia serta Iblissang pemberontak. Situasi yang ditulis di Alkitab pada Kejadian 3:1-24 "Manusia jatuh kedalam dosa".
Peristiwa di Kejadian 3: 1-24 merupakan peristiwa dimana si Iblis berdialok langsung dengan Hawa, peristiwa dimana si Iblis berusaha memperdayai Hawa yang masih sangat muda, dan dalam keadaan "sendirian" Godaannya diawali dengan pemutarbalikan Firman Tuhan dengan nada bertanya dan memancing. "tentulah Allah berfirman, semua pohon dalamtaman ini jangan kamu makan buahnya bukan? (Kej 3:1). Ini adalah tipu daya yang pertama dan yang paling pas untuk dilakukan kepada remaja atau poemuda/I kristen sampai saat ini, menanyakan dan
meragukan suatu firman Tuhan dengan menyatakan suatu kebalikan, yang akan memancing reaksi spontan sekaligus keingintahuan.
Bentuk lainnya dijaman sekarang "Bukankah Pendeta, Pembina remaja, orangtuamu berkata semua pesta-pesta, narkoba, ngedugem, minum minuman keras, main kartu dan lain-lain, tidak boleh kamu lakukan?" Pertanyaan, namun sekaligus berisi ajakan untuk meragukan otoritas Allah, ajakan untuk ingin tahu dan berontak. Memutar balikkan atau
menyamarkan suatu larangan, dengan cara yang sangat halus namun penuh jebakan. Hawa sebagai symbol Remaja dan pemuda/i Kristen yang belum berpengalaman, terpancing oleh pertanyaan yang menjebak dari Iblis itu, bahkan mendorong kejebakan lebih lanjut tanpa disadarinya oleh kecerobohannya sendiri. "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada ditengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun "raba" buah itu, nanti kamu mati. Hawa mencoba membesar-besarkan, melebih-lebihkan firman Allah dengan menambahkan "ataupun raba buah itu".
Pikiran-pikiran seorang remaja dan pemuda/i Kristen yang belum berpengalaman sering terjebak pada "melebih lebihkan sesuatu yang tidak perlu", yang malah kemudian akan menyeretnya kedalam malapetaka. Firman Tuhan yang sederhana dan jelas jangan ditambah atau dikurangi, bahaya besar akibatnya. Selanjutnya iblis mempunyai senjata untuk menggodai Hawa untuk berani mencoba apa yang dilarang Tuhan, berani berontak pada nasihat Tuhan, dengan tawaran suatu pengalaman dan status yang kelihatannya lebih hebat dan menarik bila kita mau melakukannya.
Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu :"Sekali-sekali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang apa yang baik dan jahat. (Kej.3:4,5)
Godaan-godaan menjadi lebih hebat, lebih tahu, lebih jantan, lebih berani, lebih nikmat merupakan godaan-godaan yang selalu berhasil bila ditawarkan kepada remaja atau pemuda/I Kristen. Godaan seperti "bagaimana kamu bisa tahu kalau belum pernah mengalaminya?", atau "coba dulu, nanti kalau nggak suka yah nggak usah diteruskan", atau "nggak apa-apalah, nggak ada yang tahu ini, kapan lagi" dan seterusnya. Mereka yang tidak kuat dan tidak percaya kepada Firman Tuhan secara sederhana akan sangat mudah ditipu oleh Iblis baik melalui teman, tontonan, atau barang dan kegiatan-kegiatan yang kelihatannya memberi kenikmatan bagi pelakunya. Sama seperti Hawa dan Adam, setelah mencobanya dan berdosa, mereka tidak bisa meninggalkannya dan kembali kepada situasi sebelumnya.
Kumpul-kumpul, main kartu, berpesta, main game tidak dilarang oleh Tuhan. Mabuk-mabukan, kehilangan kesadaran diri, ketergantungan obat, ketagihan bermain sampai lupa tanggungjawab dan waktu, dan judi yang dilarang oleh Tuhan. Nonton film, browsing di Internet, semua boleh ditonton dan dibuka. Hanya film dan situs yang bisa membawa kita kedalam dosa seksual serta pengajaran yang menyimpang dari Firman Tuhan yang dilarang. Karena "sekali kamu memakannya kamu akan mati", terjerat didalam pengaruh dosa yang menjerat dan mematikan kehidupan rohani, serta
memutuskan hubungan yang baik dengan Tuhan, dengan orangtua dan saudara-saudara kita seiman. Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena
memberipengertian. Lalu….(Kej.3:6) Hai remaja dan pemuda/i Kristen, belajarlah dari pengalaman Hawa dan
Adam. Ada beberapa hal yang bisa digunakan dalam menjalani hidup dimasa remaja dan masa mudamu, agar hidupmu diberkati oleh Tuhan dan menjadi berharga dan teladan bagi lingkunganmu.
Menjadi Remaja Kristen Yang Berkarakter.
1. Percayalah pada Tuhan dan Firman Tuhan apa adanya. Jangan ditambahi atau dikurangi, jangan ragukan kebenarannya dan gunakan sebagai perisai menghadapi segala godaan dan menguji segala tawaran-tawaran
yang kelihatannya dan kedengarannya sedap dan nikmat untuk dilakukan.
2. Dengarlah dan percaya pada kesaksian hidup hamba Tuhan yang pernah terjebak dalam dosa namun sudah bertobat. Buang keingintahuan untuk mengalaminya sendiri. Seperti halnya kesaksian hidup Adam dan Hawa
Menjadi Remaja Kristen Yang Berkarakter yang hidup melanggar perintah Tuhan.
3. Jangan mau dan mudah terjebak dengan bujuk rayu yang manis dari teman atau siapa saja yang mengajakmu untuk mencoba melakukan sesuatu yang katanya nikmat, namun bertentangan dengan Firman Tuhan.
4. Hindari kesendirian, bersekutulah dengan saudara seiman, bergaullah dengan sesama anak-anak Tuhan, agar tidak mudah engkau diperdaya oleh si Iblis.
5. Solidaritas dalam kebenaran bagus sekali, namun kalau solidaritas dalam dosa seperti yang dilakukan Adam, yang ikut memakan buah itu bukanlah solidaritas yang positif.
6. Bertanggungjawablah atas suatu kesalahan yang kita lakukan, jangan menyalahkan orang lain. Ini awal dari pertobatan dan perubahan serta kedewasaan. Berubahlah selama masih bisa dan ada kesempatan.
Masih banyak yang boleh dilakukan dan dikerjakan. Masih banyak yang perlu dicaritahu dan untuk diketahui. Hanya satu yang dilarang, yaitu melanggar perintah Tuhan. Untuk apa mengetahui pengaruh Narkoba, pergaulan bebas bila kita sudah melihat dan mendengar dampak buruknya pada orang lain? Jauhkan diri dari keinginan untuk mencoba-coba sesuatu yang jelas-jelas dilarang meskipun kelihatannya menarik hati, seperti yang dilakukan oleh Hawa.
Bila sudah banyak bukti mencelakakan orang yang melakukannya. Isilah hidupmu dimasa remaja dan masa mudamu yang kelak bisa menjadi teladan dan cerita indah bagi generasi muda sesudahmu.
Salam Tuhan memberkati remaja ..!!!!!!!!!!!!!!!
Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan.Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku.Supaya, kalau aku kenyang,aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.
Sabtu, 11 April 2015
Indahnya Persekutuan
Pada jaman sekarang ini, kita sering kali menemukan anak muda yang kehilangan arah dalam hidupnya dan secara khusus dalam kehidupan mahasiswa/i. Banyak sekali anak muda Kristen yang terhilang ketika dulunya dia adalah seorang anak yang kehidupan rohaninya terbilang bagus namun ketika di sudah masuk kedalam dunia perkuliahan, banyak dari mereka yang mengikuti arah dunia ini. Kita semua mungkin sudah tau bahwa banyak diantara mahasiswa/i yang berasal dari daerah yang berbeda-beda dan hal ini akan mengakibatkan kesendirian yang mungkin dapat dirasakan oleh masing-masing pribadi.
Anak - anak muda kristen adalah investasi bagi semua gereja untuk kepentingan penginjilan di seluruh dunia ini tapi, apa yang terjadi sekarang gereja kurang memperhatikan kehidupan rohani anak muda sehingga banyak diantara mereka yang masuk dalam pergaulan yang tidak sewajarnya.
Seharusnya, Persekutuan Mahasiswa Kristen haruslah sudah ada di setiap perguruan tinggi negeri dan swasta dengan tujuan untuk menangkap setiap mahasiswa/i baru yang datang setiap tahunnya.
Persekutuan Mahasiswa adalah suatu wadah dimana kita dapat bertumbuh bersama secara iman dan di dalam persekutuan ini kita semua adalah sebuah keluarga. Keluarga, yah keluarga di sini kita semua boleh saling kasih mengasihi satu sama lain, membina kesehatian,kepedulian dan kasih yang bertumbuh setiap harinya. Persekutuan yang indah adalah tujuan kita bersama, oleh karena itu sebagai generasi muda kristen, kita wajib untuk saling menjaga dan mengajak para pemuda kristen untuk bertumbuh bersama dalam Persekutuan.
Anak - anak muda kristen adalah investasi bagi semua gereja untuk kepentingan penginjilan di seluruh dunia ini tapi, apa yang terjadi sekarang gereja kurang memperhatikan kehidupan rohani anak muda sehingga banyak diantara mereka yang masuk dalam pergaulan yang tidak sewajarnya.
Seharusnya, Persekutuan Mahasiswa Kristen haruslah sudah ada di setiap perguruan tinggi negeri dan swasta dengan tujuan untuk menangkap setiap mahasiswa/i baru yang datang setiap tahunnya.
Persekutuan Mahasiswa adalah suatu wadah dimana kita dapat bertumbuh bersama secara iman dan di dalam persekutuan ini kita semua adalah sebuah keluarga. Keluarga, yah keluarga di sini kita semua boleh saling kasih mengasihi satu sama lain, membina kesehatian,kepedulian dan kasih yang bertumbuh setiap harinya. Persekutuan yang indah adalah tujuan kita bersama, oleh karena itu sebagai generasi muda kristen, kita wajib untuk saling menjaga dan mengajak para pemuda kristen untuk bertumbuh bersama dalam Persekutuan.
Selasa, 07 April 2015
Having the right worship Trivial
"Serve the Lord with gladness: come before his presence with singing!" Psalm 100: 2
Constantly from this knowledge, reminds us that we pay attention to are the hours of adoration, because until now there are many Christians who do not understand how pentinganya love, so as to leave the cult of gampanganya and prefer to take a trip outside the city, end of the work in the office or shop on Sunday shows. They think, "Ah, next week worship a long time." The Word of God clearly says "do not give up meeting together, as he urges the manner of some, but for others, and you see the day approaching." (Hebrews 10:25).
What is the importance of worship for believers? He wrote: "godliness has value for all things, holding promise for both the present life and the life to come" (1 Timothy 4: 8) Therefore, ".. Serve the Lord with fear and kiss the feet with a shudder , "(Psalm 02:11). So this is the worship something that is very important for the life of the faithful and the identity of the faithful.
Service Latreuo greek can be interpreted: a ..., presentation, service, and has dedicated his life to God to work. Worship, we experience our respect and admiration for God to speak. It is a form of response to God as Creator, Redeemer and our pastor; a form of expression of our love for God, because He loved us, be ready to redeem the world, and we saved that are sinful. And we, as a people to serve his creation, through love and declare that God's love in the world through our worship. This is confirmed in a psalm of David, "Come, let us worship, kneel before the Lord who created us. He is our God and us. The people of his pasture, the flock and the direction of the hands" (Psalm 95: 6-7).
Langganan:
Komentar (Atom)
